Selasa, 17 September 2019

PERHITUNGAN ZAKAT


PERHITUNGAN ZAKAT

Menurut al-Jaziri   Harta-harta yang wajib dizakati ada lima, yaitu: Binatang ternak (sapi, domba/kambing, unta, kerbau), Emas dan Perak, Perdagangan, Harta temuan dan pertambangan, dan Pertanian (kurma, anggur, gandum). Menurut Ibnu Rusyd,Harta-harta yang wajib dizakati ada empat, yaitu: Barang tambang, Hewan ternak, Biji-bijian dan Buah-buahan. Menurut UU Nomor 38 Tahun 1999   Pengumpulan zakat pada Pasal 11 ayat (2) menyatakan harta yang wajib dikenakan zakat adalah Emas, perak dan uang , Perdagangan dan perusahaan, Hasil pertanian, hasil perkebunan dan hasil perikanan, Hasil pertambangan , Hasil peternakan , Hasil pendapatan dan jasa dan Rikaz.
Harta yang wajib dizakati serta cara prhitungannya ada beberapa macam :
1.      Zakat emas & perak
Nisab emas dan perak setara dengan uang sebesar 20 dinar yang setara dengan 85 gram emas dan perak 200 dirham yang setara dengan 595 gram perak. Dengan kadar zakatnya adalah 2,5%. Harta yang dikategorikan emas dan perak zakatnya sama dengan emas dan perak, yaitu setara dengan emas 20 dinar dan perak 200 dirham. Zakat ini wajib dikeluarkan apabila telah mencapai nisabnya dan dimiliki secara penuh selama satu tahun.
Contoh soal :
·         ibu dewi memiliki perhiasan ema ssebanyak 150 gr, yang biasa digunakan sehari-hai yakni sebesar 50 gr emas. Setelah berjalan 1 tahun maka maka perhiasan tersebut telah memenuhi haul. Jika harga 1 gr emas 500.000. Berapa harta yang wajib dizakati oleh ibu dewi ?
Diket : jumlah erhiasan emas = 150 gr
            Perhiasan yg digunakan = 50 gr
            Emas yg disimpan = 100 gr
Ditanya : Berapa harta yang wajib dizakati oleh ibu dewi ?
Dijawab : 100 gr x 2,5% = 2,5 gr emas
                        2,5 gr x 500.000 = 1. 250.000
·   Bagas mempunyai tabungan sebesar 75.000.000, rumah kkos senilai 200.000.000 dan emas senilai 150.000.000. total harta yang dimiliki bagas 425.000.000 yang telah dimiliki selama 1 tahu sehingga mencukupi hal dan wajib berzakat. Berapa harta yang wajib dizakati oleh bagas ?
diket : total harta = 425.000.000
ditanya : Berapa harta yang wajib dizakati oleh bagas ?
dijawab : batas nisab semisal harga emas 1 gr sebesar 500.000
                        85gr x 500.000 = 42.500.000 (mencapai nisab)
            Harta yg wajib dizakati = 2,5% x 425.000.000= 10.625.000
2.      Zakat profesi
Kadar zakat ini sebesar 2,5% dari gaji bersih. Zakat profesi dapat dibayarkan perbulan, pertahun atau setiap mendapatkan gaji. (disetarakan dengan 85 gr emas)

Contoh soal :
·      Pak bambank memiliki penghasilan sebesar Rp 10.000.000. keperluan rumah tangga sebesar Rp 2.500.000. membayar telpon dan PDAM sbesar Rp 700.000. apakah pak bambank wajib berzakat,jika iya berapa harta yang wajib ia zakati ?
Diket : penghasilan = 10.000.000
            Pengeluaran =  3.200.000
Ditanya : apakah pak bambank wajib berzakat,jika iya berapa harta yang wajib ia zakati ?
Dijawab : kadar nisab yang harus dipenuhi
            85 gr x 500.000 = 42.500.000
Jadi ak bambank tidak wajib untuk berzakat karena penghasilan bersih yang ia dapatkan tidak mencapai nisab
3.      Zakat pertanian
Sesuai dengan Panduan Zakat Dompet Dhuafa nisab hasil pertanian dan perkebunan adalah lima wasq (setara 653kg). Kadar zakat yang harus dikeluarkan ketika lahan dialiri air hujan atau mata air lainnya adalah 10%, sedangkan untuk lahan yang dialiri dengan mesin atau irigasi yang masih membutuhkan biaya tambahan kadarnya adalah 5%. Sistem penanaman pada saat ini tidak hanya membutuhkan pengairan, tetapi masih membutuhkan beberapa jenis pupuk dan pestisida. Dalam hal ini biaya dapat dialokasikan waktu panen kemudian sisanya baru dikalikan dengan kadarnya.
            Contoh soal :
·         Pak budi seorang petani yang mengairi sawahnya dengan mesin diesel. Hasil panen yang dia peroleh sebesar 6 ton beras dengan harga 1 kg beras Rp.8000. biaya operasional yang ditanggung sebesar Rp.500.000. berapa harta yang dizakati bapak budi ?
Diket : hasil panen 6 ton = 6000kg
            Biaya operasional = 500.000
Ditanya : . berapa harta yang dizakati bapak budi ?
Dijawab : kadar nisab 653kg x 8000 = 5. 224.000
            Hasil panen = 6000 x 8000 = 48. 000.000 (mencapai nisab)
Harta yg wajib dizakai = (48.000.000 – 500.000) x 5% = 2.375.000
4.      Zakat fitrah
Contoh soal :
·         Bapak Inang sebagai kepala keluarga mempunyai seorang istri, dan empat orang anak. Makanan pokok sehari-hari mereka adalah beras seharga Rp.10.000;/kg. Sehingga berapa zakat fitrah yang harus dibayar oleh Bapak Inang dengan jumlah anggota keluarga 6 orang ?
Dijawab : 2,5 kg x 6 orang x Rp. 10.000; = Rp. 150.000 atau 15 Kg beras.
5.      Zakat perkebunan
Zakat pertanian berarti zakat langsung ditunaikan saat memetik atau memanen dan cukup nishab (653 Kg). Besarnya kadar zakat yang digunakan untuk nishab zakat perkebunan sama dengan zakat pertanian. Yaitu jika menyirami sendiri maka zakatnya hanya 5% namun jika perkebunan yang tadah hujan besarnya zakat sebesar 10%.
            Contoh soal :
·      Bapak ismail memanen apel seluas 8 hektar sekitar 40.000 kg yang melebihi batas nisab 653 kg beras. Dalam pengairannya pak ismail menggunakan sumber air. Berapa harta yang wajib bapak ismlail bayarkan ?
Diketahui : apel = 40.000 kg
        Kadar zakat sebesar 10% karena pengairannya menggunakan sumber air
Ditanya : Berapa harta yang wajib bapak ismlail bayarkan ?
Dijawab : jika mebayar dlm bentuk apel berarti,
            40.000 kg x 10% = 4.000 kg
            Jika membayar menggunakan uang tunai, dimisalkan 1 kg apel = 5000
            40.000 x 5000 x 10% = 20.000.000
6.      Zakat peternakan
Contoh soal :
·      Pak Joko ialah seorang penggembala yang telah sukses. Ia  memilki kambing sebanyak 250 ekor. Berapa zakat yang harus dikeluarkan pak Joko?
Dijawab :
Nishabnya 201 sampai 399 zakatnya ialah 3 ekor kambing. Berarti telah mencapai nishabnya.
Semisal 1 ekor kambing = Rp. 2.500.000,-
3 ekor kambing X Rp. 2.500.000,- = Rp. 7.500.000,-
Jadi, zakat yang harus dikeluarkan ialah 3 ekor kambing atau sebesar Rp. 7.500.000,-
7.      Zakat perikanan
Adapun nisab berzakat sama dengan 20 dinar (1 dinar = 4,25 gram emas murni) atau sama dengan 85 gr emas.
Contoh soal :
·      Bapak muhtad memiliki tambak ikan dengan biaya sewa per tahun sebesar 40.000.000, biaya operasional sebesar 30.000.000, penghasilan kotor sebesar 120.000.000. berapa harta yang wajib dizakati pak muhtad ?
Diket : Biaya  sewa tambak per tahun            =Rp 40.000.000
Biaya operasional satu tahun              =Rp 30.000.000
Penghasilan kotor satu tahun              =Rp 120.000.000
Penghasilan bersihnya  =Rp120.000.000-70.000.000 = Rp 50.000.000
Ditanya : berapa harta yang wajib dizakati pak muhtad ?
Dijawab : nisab 85 gr x 500.000 = 42.500.000
zakat yang harus dibayarkan oleh bayar Mutadi tiap tahunnya: 2,5%x 50.000.000 = Rp1.250.000
8.      Zakat perdagangan
Nisab zakat perdagangan senilai 85 gram emas dengan tarif zakat sebesar 2,5% dan sudah mencapai satu tahun (haul). Berikut cara menghitung zakat perdagangan:

2,5% x (aset lancar – hutang jangka pendek)
Contoh soal :
·         Bapak A memiliki aset usaha senilai Rp200.000.000,- dengan hutang jangka pendek senilai Rp50.000.000,-. Brapa harta yang wajib dizakati Jika harga emas saat ini Rp622.000,-/gram ?
Dijawab :  maka nishab zakat senilai 622.000 x 85 gr = Rp52.870.000,-.
penghasilan bersih = 200.000.000-50.000.000=150.000.000 (mencapai nisab)
Zakat perdagangan yang perlu Bapak A tunaikan
2,5% x 150.000.000 = Rp3.750.000,-.
9.      Zakat perusahaan
Adapun ketentuan yang dilakukan untuk menghitung zakat perusahaan adalah sebagai berikut:
-          Berjalan 1 (haul), pendapat Abu Hanifah lebih kuat dan realistis yaitu dengan menggabungkan semua harta perdagangan pada awal dan akhir dalam satu tahun kemudian baru dikeluarkan zakatnya.
-          Nisab zakat perusahaan sama dengan nisab emas yaitu senilai 85 gr emas.
-          Kadar zakatnya adalah 2,5%.
-          Dapat dibayarkan dengan uang atau barang.
-          Dikenakan pada perdagangan maupun perorangan.
Berdasarkan ketentuan umum di atas, langkah selanjutnya adalah menghitung dengan berdasarkan formula perhitungan zakat perusahaan sebagai berikut:
(modal diputar + keuntungan + piutang yang dapat dicairkan) – (utang + kerugian) x 2,5%
Contoh soal :
·      Seorang pedagang harus menghitung jumlah nilai barang dagangan dengan harga beli, lalu digabungkan dengan keuntungan bersih setelah dipotong hutang. Misalnya: Seorang pedagang menjumlah barang dagangannya pada akhir tahun dengan total Rp200.000.000,-, laba bersih Rp50.000.000,-, dan memiliki hutang Rp. 100.000.000,-.
Dijawab :
Modal – Hutang: Rp200.000.000,- – Rp100.000.000,- = Rp100.000.000,-
Jumlah harta zakat adalah:
Rp100.000.000,- + Rp50.000.000,- = Rp150.000.000,-
Zakat yang harus dibayarkan: Rp150.000.000,- x 2,5 % = Rp3.750.000,-
10.  Zakat saham
Zakat saham dapat ditunaikan jika hasil keuntungan investasi sudah mencapai nisab. Nisab zakat saham sama nilainya dengan nisab zakat maal yaitu senilai 85 gram emas dengan tarif zakat 2,5% dan sudah mencapai satu tahun (haul).
Cara menghitung zakat zaham pun sama dengan cara menghitung zakat maal yaitu menggunakan rumus sebagai berikut:
2,5% x Jumlah harta yang tersimpan selama 1 tahun
Conto soal :
·         Bapak A selama 1 tahun penuh memiliki total asset account senilai Rp100.000.000,-. Jika harga emas saat ini Rp622.000,-/gram, berapa harta yang wajib dizakati oleh bapak A ?
Dijawab : nishab zakat senilai 85gr x 622.000 =  Rp52.870.000,-.
Sehingga Bapak A sudah wajib zakat. Zakat maal yang perlu Bapak A tunaikan sebesar 2,5% x Rp100.000.000,- = Rp2.500.000,-.
Cara perhitungan & pemindahbukuan portfolio saham:
Bapak A memiliki saham XXXX sebanyak 100 lot dimana harga pasar/lembar sebesar Rp645,- (1 lot sama dengan 100 lembar). Nilai zakat Bapak A dalam saham adalah Rp2.500.000 : (Rp645,- x 100 lembar) = 38,75 lot / pembulatan menjadi 39 lot. Untuk itu, Bapak A harus memindahkan 39 lot sahamnya sebagai zakat saham.
11.  Zakat obligasi
Zakat yang dikeluarkan untuk obligasi yaitu 2,5 % dari pokok keuntungan. Hal ini sesuai dengan zakat barang dagangan.
            Contoh soal :

  • Nyonya Fulanah memiliki 500.000 lembar saham pada PT. Matahati, dengan harga nominal saham Rp 7.000,- perlembar. Pada akhir tahun buku, setiap lembar saham memperoleh deviden (keuntungan) sebesar Rp 400,
          dijawab : Nilai saham (book value)                         
                           500.000 x Rp 7.000,- = Rp 3.500.000.000,-
                          Deviden (keuntungan)
                          500.000 x Rp 400,- = Rp 200.000.000,-
                          Total = Rp 3.700.000.000,-
                           Zakatnya 2,5% x Rp 3.700.000.000,- = Rp 92.500.000,-

12.  Zakat barang temuan
-          Jika barang yang ditemukan berupa benda emas :
Nishabnya = 85 gram.
Zakatnya = 1/5 atau 20%
Contoh: Jumlah emas (rikaz) 250 gr. Sehingga, 250 : 5 (atau x 20%) = 50 gr
Jadi jumlah zakat yang harus dibayarkan= 50 gr
-          Jika barang yang ditemukan berupa perak :
Nishabnya = 595gr
Zakatnya = 1/5 atau 20%
Contoh: Jumlah perak (rikaz) 888 gr Perhitungannya, 888 : 5 (atau x 20%) = 177,6 gr Sehingga besarnya zakat yang harus dibayarkan = 177,6 gr




Tidak ada komentar:

Posting Komentar