PERHITUNGAN ZAKAT
Menurut al-Jaziri Harta-harta yang wajib dizakati ada lima, yaitu: Binatang ternak (sapi, domba/kambing,
unta, kerbau), Emas dan Perak, Perdagangan, Harta temuan dan pertambangan, dan Pertanian (kurma, anggur, gandum). Menurut Ibnu Rusyd,Harta-harta yang wajib dizakati ada empat, yaitu: Barang tambang, Hewan ternak, Biji-bijian dan Buah-buahan.
Menurut UU Nomor 38 Tahun 1999
Pengumpulan zakat pada Pasal 11 ayat (2) menyatakan harta yang wajib
dikenakan zakat adalah Emas, perak dan uang , Perdagangan dan perusahaan, Hasil
pertanian, hasil perkebunan dan hasil perikanan, Hasil pertambangan , Hasil
peternakan , Hasil pendapatan dan jasa dan Rikaz.
Harta yang wajib dizakati serta cara prhitungannya
ada beberapa macam :
1. Zakat emas & perak
Nisab emas dan perak setara dengan uang sebesar 20
dinar yang setara dengan 85 gram emas dan perak 200 dirham yang setara dengan
595 gram perak. Dengan kadar zakatnya adalah 2,5%. Harta yang dikategorikan
emas dan perak zakatnya sama dengan emas dan perak, yaitu setara dengan emas 20
dinar dan perak 200 dirham. Zakat ini wajib dikeluarkan apabila telah mencapai
nisabnya dan dimiliki secara penuh selama satu tahun.
Contoh soal :
·
ibu dewi
memiliki perhiasan ema ssebanyak 150 gr, yang biasa digunakan sehari-hai yakni
sebesar 50 gr emas. Setelah berjalan 1 tahun maka maka perhiasan tersebut telah
memenuhi haul. Jika harga 1 gr emas 500.000. Berapa harta yang wajib dizakati
oleh ibu dewi ?
Diket : jumlah erhiasan emas = 150 gr
Perhiasan
yg digunakan = 50 gr
Emas
yg disimpan = 100 gr
Ditanya : Berapa harta yang wajib dizakati oleh ibu
dewi ?
Dijawab : 100 gr x 2,5% = 2,5 gr emas
2,5
gr x 500.000 = 1. 250.000
· Bagas
mempunyai tabungan sebesar 75.000.000, rumah kkos senilai 200.000.000 dan emas
senilai 150.000.000. total harta yang dimiliki bagas 425.000.000 yang telah
dimiliki selama 1 tahu sehingga mencukupi hal dan wajib berzakat. Berapa harta
yang wajib dizakati oleh bagas ?
diket : total harta =
425.000.000
ditanya : Berapa harta
yang wajib dizakati oleh bagas ?
dijawab : batas nisab
semisal harga emas 1 gr sebesar 500.000
85gr x 500.000 = 42.500.000 (mencapai nisab)
Harta yg wajib dizakati = 2,5% x 425.000.000= 10.625.000
2. Zakat profesi
Kadar zakat ini sebesar 2,5% dari gaji bersih. Zakat
profesi dapat dibayarkan perbulan, pertahun atau setiap mendapatkan gaji. (disetarakan
dengan 85 gr emas)
Contoh soal :
·
Pak bambank
memiliki penghasilan sebesar Rp 10.000.000. keperluan rumah tangga sebesar Rp
2.500.000. membayar telpon dan PDAM sbesar Rp 700.000. apakah pak bambank wajib
berzakat,jika iya berapa harta yang wajib ia zakati ?
Diket : penghasilan =
10.000.000
Pengeluaran =
3.200.000
Ditanya : apakah pak
bambank wajib berzakat,jika iya berapa harta yang wajib ia zakati ?
Dijawab : kadar nisab
yang harus dipenuhi
85 gr x 500.000 = 42.500.000
Jadi ak bambank tidak
wajib untuk berzakat karena penghasilan bersih yang ia dapatkan tidak mencapai
nisab
3.
Zakat pertanian
Sesuai
dengan Panduan Zakat Dompet Dhuafa nisab hasil pertanian dan perkebunan adalah
lima wasq (setara 653kg). Kadar zakat yang harus dikeluarkan ketika lahan
dialiri air hujan atau mata air lainnya adalah 10%, sedangkan untuk lahan yang
dialiri dengan mesin atau irigasi yang masih membutuhkan biaya tambahan
kadarnya adalah 5%. Sistem penanaman pada saat ini tidak hanya membutuhkan
pengairan, tetapi masih membutuhkan beberapa jenis pupuk dan pestisida. Dalam
hal ini biaya dapat dialokasikan waktu panen kemudian sisanya baru dikalikan
dengan kadarnya.
Contoh soal :
·
Pak budi seorang petani yang mengairi
sawahnya dengan mesin diesel. Hasil panen yang dia peroleh sebesar 6 ton beras
dengan harga 1 kg beras Rp.8000. biaya operasional yang ditanggung sebesar
Rp.500.000. berapa harta yang dizakati bapak budi ?
Diket : hasil panen 6 ton = 6000kg
Biaya
operasional = 500.000
Ditanya : . berapa harta yang dizakati
bapak budi ?
Dijawab : kadar nisab 653kg x 8000 = 5.
224.000
Hasil
panen = 6000 x 8000 = 48. 000.000 (mencapai nisab)
Harta yg wajib dizakai = (48.000.000 –
500.000) x 5% = 2.375.000
4.
Zakat fitrah
Contoh
soal :
·
Bapak Inang sebagai kepala keluarga
mempunyai seorang istri, dan empat orang anak. Makanan pokok sehari-hari mereka
adalah beras seharga Rp.10.000;/kg. Sehingga berapa zakat fitrah yang harus
dibayar oleh Bapak Inang dengan jumlah anggota keluarga 6 orang ?
Dijawab
: 2,5 kg x 6 orang x Rp. 10.000; = Rp. 150.000 atau 15 Kg beras.
5.
Zakat perkebunan
Zakat
pertanian berarti zakat langsung ditunaikan saat memetik atau memanen dan cukup
nishab (653 Kg). Besarnya kadar zakat yang digunakan untuk nishab zakat
perkebunan sama dengan zakat pertanian. Yaitu jika menyirami sendiri maka
zakatnya hanya 5% namun jika perkebunan yang tadah hujan besarnya zakat sebesar
10%.
Contoh soal :
· Bapak
ismail memanen apel seluas 8 hektar sekitar 40.000 kg yang melebihi batas nisab
653 kg beras. Dalam pengairannya pak ismail menggunakan sumber air. Berapa
harta yang wajib bapak ismlail bayarkan ?
Diketahui : apel = 40.000 kg
Kadar zakat sebesar 10% karena pengairannya menggunakan sumber air
Ditanya : Berapa harta yang wajib bapak
ismlail bayarkan ?
Dijawab : jika mebayar dlm bentuk apel
berarti,
40.000
kg x 10% = 4.000 kg
Jika
membayar menggunakan uang tunai, dimisalkan 1 kg apel = 5000
40.000
x 5000 x 10% = 20.000.000
6.
Zakat peternakan
Contoh
soal :
· Pak
Joko ialah seorang penggembala yang telah sukses. Ia memilki kambing sebanyak 250 ekor. Berapa
zakat yang harus dikeluarkan pak Joko?
Dijawab
:
Nishabnya 201 sampai 399 zakatnya ialah
3 ekor kambing. Berarti telah mencapai nishabnya.
Semisal
1 ekor kambing = Rp. 2.500.000,-
3
ekor kambing X Rp. 2.500.000,- = Rp. 7.500.000,-
Jadi, zakat yang harus dikeluarkan ialah
3 ekor kambing atau sebesar Rp. 7.500.000,-
7.
Zakat perikanan
Adapun
nisab berzakat sama dengan 20 dinar (1 dinar = 4,25 gram emas murni)
atau sama dengan 85 gr emas.
Contoh
soal :
· Bapak
muhtad memiliki tambak ikan dengan biaya sewa per tahun sebesar 40.000.000,
biaya operasional sebesar 30.000.000, penghasilan kotor sebesar 120.000.000.
berapa harta yang wajib dizakati pak muhtad ?
Diket : Biaya sewa tambak per
tahun =Rp 40.000.000
Biaya operasional satu
tahun =Rp 30.000.000
Penghasilan kotor satu
tahun =Rp 120.000.000
Penghasilan
bersihnya =Rp120.000.000-70.000.000 = Rp
50.000.000
Ditanya : berapa harta
yang wajib dizakati pak muhtad ?
Dijawab : nisab 85 gr x
500.000 = 42.500.000
zakat yang harus dibayarkan oleh bayar
Mutadi tiap tahunnya: 2,5%x 50.000.000 = Rp1.250.000
8.
Zakat perdagangan
Nisab
zakat perdagangan senilai 85 gram emas dengan tarif zakat sebesar 2,5% dan
sudah mencapai satu tahun (haul). Berikut cara menghitung zakat perdagangan:
2,5%
x (aset lancar – hutang jangka pendek)
Contoh
soal :
·
Bapak A memiliki aset usaha senilai
Rp200.000.000,- dengan hutang jangka pendek senilai Rp50.000.000,-. Brapa harta
yang wajib dizakati Jika harga emas saat ini Rp622.000,-/gram ?
Dijawab : maka nishab zakat senilai 622.000 x 85 gr = Rp52.870.000,-.
penghasilan bersih =
200.000.000-50.000.000=150.000.000 (mencapai nisab)
Zakat perdagangan yang perlu Bapak A
tunaikan
2,5% x 150.000.000 = Rp3.750.000,-.
9.
Zakat perusahaan
Adapun
ketentuan yang dilakukan untuk menghitung zakat perusahaan adalah sebagai
berikut:
-
Berjalan 1 (haul), pendapat Abu Hanifah
lebih kuat dan realistis yaitu dengan menggabungkan semua harta perdagangan
pada awal dan akhir dalam satu tahun kemudian baru dikeluarkan zakatnya.
-
Nisab zakat perusahaan sama dengan nisab
emas yaitu senilai 85 gr emas.
-
Kadar zakatnya adalah 2,5%.
-
Dapat dibayarkan dengan uang atau
barang.
-
Dikenakan pada perdagangan maupun
perorangan.
Berdasarkan
ketentuan umum di atas, langkah selanjutnya adalah menghitung dengan
berdasarkan formula perhitungan zakat perusahaan sebagai berikut:
(modal
diputar + keuntungan + piutang yang dapat dicairkan) – (utang + kerugian) x
2,5%
Contoh
soal :
· Seorang
pedagang harus menghitung jumlah nilai barang dagangan dengan harga beli, lalu
digabungkan dengan keuntungan bersih setelah dipotong hutang. Misalnya: Seorang
pedagang menjumlah barang dagangannya pada akhir tahun dengan total
Rp200.000.000,-, laba bersih Rp50.000.000,-, dan memiliki hutang Rp. 100.000.000,-.
Dijawab :
Modal – Hutang:
Rp200.000.000,- – Rp100.000.000,- = Rp100.000.000,-
Jumlah harta zakat
adalah:
Rp100.000.000,- +
Rp50.000.000,- = Rp150.000.000,-
Zakat yang harus
dibayarkan: Rp150.000.000,- x 2,5 % = Rp3.750.000,-
10.
Zakat saham
Zakat
saham dapat ditunaikan jika hasil keuntungan investasi sudah mencapai nisab.
Nisab zakat saham sama nilainya dengan nisab zakat maal yaitu senilai 85 gram
emas dengan tarif zakat 2,5% dan sudah mencapai satu tahun (haul).
Cara
menghitung zakat zaham pun sama dengan cara menghitung zakat maal yaitu
menggunakan rumus sebagai berikut:
2,5%
x Jumlah harta yang tersimpan selama 1 tahun
Conto
soal :
·
Bapak A selama 1 tahun penuh memiliki
total asset account senilai Rp100.000.000,-. Jika harga emas saat ini Rp622.000,-/gram,
berapa harta yang wajib dizakati oleh bapak A ?
Dijawab : nishab zakat senilai 85gr x
622.000 = Rp52.870.000,-.
Sehingga Bapak A sudah wajib zakat.
Zakat maal yang perlu Bapak A tunaikan sebesar 2,5% x Rp100.000.000,- =
Rp2.500.000,-.
Cara
perhitungan & pemindahbukuan portfolio saham:
Bapak
A memiliki saham XXXX sebanyak 100 lot dimana harga pasar/lembar sebesar
Rp645,- (1 lot sama dengan 100 lembar). Nilai zakat Bapak A dalam saham adalah
Rp2.500.000 : (Rp645,- x 100 lembar) = 38,75 lot / pembulatan menjadi 39 lot.
Untuk itu, Bapak A harus memindahkan 39 lot sahamnya sebagai zakat saham.
11.
Zakat obligasi
Zakat
yang dikeluarkan untuk obligasi yaitu 2,5 % dari pokok keuntungan. Hal ini
sesuai dengan zakat barang dagangan.
Contoh soal :
- Nyonya Fulanah memiliki 500.000 lembar saham pada PT. Matahati, dengan harga nominal saham Rp 7.000,- perlembar. Pada akhir tahun buku, setiap lembar saham memperoleh deviden (keuntungan) sebesar Rp 400,
dijawab : Nilai saham (book value)
500.000 x Rp 7.000,- = Rp 3.500.000.000,-
Deviden (keuntungan)
500.000 x Rp 400,- = Rp 200.000.000,-
Total = Rp 3.700.000.000,-
Zakatnya 2,5% x Rp 3.700.000.000,- = Rp 92.500.000,-
500.000 x Rp 7.000,- = Rp 3.500.000.000,-
Deviden (keuntungan)
500.000 x Rp 400,- = Rp 200.000.000,-
Total = Rp 3.700.000.000,-
Zakatnya 2,5% x Rp 3.700.000.000,- = Rp 92.500.000,-
12.
Zakat barang temuan
-
Jika barang yang ditemukan berupa benda
emas :
Nishabnya = 85 gram.
Zakatnya = 1/5 atau 20%
Contoh: Jumlah emas (rikaz) 250 gr. Sehingga,
250 : 5 (atau x 20%) = 50 gr
Jadi jumlah zakat yang harus dibayarkan=
50 gr
-
Jika barang yang ditemukan berupa perak
:
Nishabnya = 595gr
Zakatnya = 1/5 atau 20%
Contoh: Jumlah perak (rikaz) 888 gr
Perhitungannya, 888 : 5 (atau x 20%) = 177,6 gr Sehingga besarnya zakat yang
harus dibayarkan = 177,6 gr
Tidak ada komentar:
Posting Komentar